Saturday, June 20, 2020

02A Belajar dari Kasus Li Yuansong (Bgn 1)




Kisah Nyata Penyelamatan Buddha Amitabha
02A. Belajar dari Kasus Li Yuansong
(Bagian 1)

Mengenal Sekilas Sosok Li Yuan-song

(Sumber : Wikipedia, ensiklopedia bebas)

Li Yuan-song (1957-2003), saat usia lanjut menyebut diri sendiri sebagai praktisi pelafal Amituofo, ditahbiskan dengan nama Dharma Jingsong.

Li Yuan-song lahir di Taipei, Taiwan, seorang Upasaka yang cukup populer, pernah mendirikan sekte baru “Modern Zen”, yang mencampuradukkan metode Zen dan metode Sukhavati.

Li Yuan-song berasal dari keluarga yang kurang mampu, hanya tamat Sekolah Dasar, sejak kecil harus mencari nafkah membiayai keluarga. Pernah menjadi penceramah sekte I-Kuan Tao. 

Tahun 1979 :
Sejak pensiun dari militer, setelah membaca buku karya Master Yinshun yang berjudul “Miao Yun Ji”, jadi meyakini Ajaran Buddha. Selain itu giat melatih Dhyana (meditasi), sehari bisa duduk hingga 8 jam lebih.

Tahun 1988 :
Mengakui diri sendiri telah mencapai Arahat, mulai menyebarluaskan kreasi barunya yakni metode gado-gado hasil campuran Zen dan Sukhavati.

Tahun 1996 :
Bersama murid-muridnya mendeklarasikan sekte baru “Modern Zen” yang berpusat di Xiangshan, Taipei.

Tahun 2002 :

Mengundurkan diri dari jabatan sebagai pemimpin dan pengurus “Zen Modern”, hanya menjabat sebagai Sepuh, supaya lebih terfokus membimbing murid-muridnya.

Tahun 2003 :
Li Yuan-song divonis menderita penyakit kanker, kemudian mengerahkan segenap hati ber-sarana (berlindung) pada Aliran Sukhavati, dibawah bimbingan Master Huijing.

Bahkan memberi arahan kepada semua pengikutnya supaya kembali ke jalan yang benar.

Tanggal 16 Oktober, Li Yuan-song menulis surat pernyataan resmi permintaan maafnya kepada seluruh kalangan Buddhis, menyesali perbuatannya yang mengakui diri sendiri telah mencapai tingkatan kesucian, kini dengan ketulusan sepenuhnya membulatkan tekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati.

Ketika wabah SARS melanda Taiwan, Li Yuan-song meminta murid-muridnya melafal Amituofo mendoakan Taiwan.

Tanggal 10 Desember, Li Yuan-song meninggal dunia karena didera penyakitnya, usia 47 tahun.

Murid-muridnya menuruti pesan terakhirnya, setelah dia meninggal dunia, ditahbiskan dan dipakaikan jubah Sangha, barulah dimasukkan ke dalam peti jenazah, dengan nama Dharma Jingsong, jenazahnya disemayamkan dan diperabukan menuruti tata cara seorang anggota Sangha.



李元松1957年-2003年),晚年自號念佛人,常以信佛人為署名,出家法號淨嵩,生於台灣台北縣石碇鄉(今新北市石碇區),佛教界著名居士,曾經組織現代禪教團,推廣漢傳禪宗與淨土宗。

李元松因為家貧,只有小學畢業,很小就出外工作幫助家計,曾經當過一貫道的講師。1979年,自軍中退伍,因為接觸印順長老的《妙雲集》而歸向佛教,專攻中觀哲學。他在工作之餘,致力於禪修,每日禪坐八小時以上。

1988年,認定自己已經成為慧解脫阿羅漢,開始走向文化界,提倡「止觀雙運」、「本地風光」禪法。在禪修之外,也倡導淨土宗,以慈雲懺主的〈淨土發願文〉為每日日課。

1996年,與弟子在台北市建立象山修行人社區。1998年,創立「現代禪教團」暨「現代禪文教基金會」,為弟子印證。

2002年,辭卸現代禪宗長職務,只擔任長老,協助弟子修行。426日,昭慧法師邀請李元松率現代禪執事,至台中華雨精舍拜訪印順長老。李元松皈依於印順長老門下,法號慧誠。

2003年,李元松罹患癌症,歸向淨土宗。邀請淨土宗慧淨法師駐錫中觀書院,率領全體現代禪弟子皈依其門下,由其領導現代禪。1016日,向佛教界發函,公開懺悔自己過去所宣稱的開悟只是自己的增上慢,至心求生阿彌陀佛淨土。在台灣發生SARS期間,要求弟子誦唸阿彌陀佛為台灣祈福。1210日因病往生,世壽47歲。其弟子依其遺囑,在他死後,剃髮、著僧服入斂,法號淨嵩,以佛教出家眾禮儀進行火化。