Wednesday, February 12, 2020

77 Malaikat pun Mengajari Melafal Amituofo


Kisah Melafal Amituofo Sembuh dari Penyakit 77
Malaikat pun Mengajari Melafal Amituofo

Pada tahun 1989, waktu itu putra sulungku berusia 19 tahun, suatu hari terjadi kecelakaan mobil, diantar ke Taihe Hospital di Kaohsiung, Taiwan. Setelah didiagnosis, hati, paru-paru dan kandung kemih pecah, patah tulang di bagian paha, 9 tulang rusuk juga patah.

Waktu itu dikarenakan proses pembedahan berlangsung hingga 10 jam lamanya, seluruh organ limpa diangkat, oleh karena pendarahan yang banyak, sehingga dilakukan transfusi darah.

Menurut dokter, pasien tidak memiliki harapan hidup lagi. Sebelum dan sesudah operasi, saya terus menerus membaca “Maha Karuna Dharani”, juga memohon pada Buddha Amitabha, jika putraku diberi kesembuhan, maka saya akan bervegetarian seumur hidup.

Saat itu saya bertanya pada tatung (medium roh atau orang yang kesurupan), malaikat bilang supaya saya memindahkan putraku ke “Kaohsiung Chang Gung Memorial Hospital”, selain itu juga menyuruhku melafal Namo Amituofo.

Saya bertanya pada malaikat, bagaimana cara menolong putraku? Malaikat mengajariku melafal “Namo Amituofo”. Saya jadi ragu, mengapa harus melafal Amituofo? Kenapa bukannya membaca sutra atau ritual pertobatan, atau melafal nama Buddha dan Bodhisattva lainnya, atau mantra?

Makanya saya jadi ragu, lalu mengulangi bertanya lagi hingga tiga kali, malaikat memberi jawaban yang sama sebanyak tiga kali, yakni saya disuruh memfokuskan diri melafal “Namo Amituofo”. Makanya sejak itu saya memfokuskan pikiran melafal Namo Amituofo.

Putra sulungku dirawat di ruang ICU sudah hampir sebulan lamanya, selama kurun waktu sebulan, saya begitu tulus melafal Amituofo. Oleh karena kondisi putraku mengalami peradangan hati dan peradangan pankreas, sehingga harus dilakukan pembedahan, dan pembedahan ini tidak pasti bisa berhasil.

Tetapi saya tetap melanjutkan melafal Amituofo, saat berbaring juga tetap melafal Amituofo di dalam hati, mendadak melihat seberkas cahaya Buddha menerangi, saya tahu itu adalah mukjizat dari Buddha Amitabha.

Pukul 6 pagi, dokter menyuruhku masuk ke dalam ruang ICU, berpesan padaku supaya memiliki persiapan mental menghadapi kondisi terburuk, saya tetap terfokus melafal Amituofo, alhasil terjadi peristiwa yang sungguh tak terbayangkan: kondisi putraku berangsur-angsur pulih, beberapa hari kemudian keluar dari Rumah Sakit.

Kemudian bersua dengan seorang anggota Sangha, beliau menyarankan supaya kami mengambil Visudhi Trisarana, bahkan menasehati putraku supaya ikut melafal Amituofo.

Satu hal lagi yang sungguh tak terbayangkan adalah kaki putraku, yang semula menurut dokter, butuh waktu 4 bulan untuk pulih, tetapi dia tidak minum obat juga tidak pergi ke dokter, dengan sendirinya sembuh total.

Disampaikan secara lisan oleh : Huang Chun-lian
Disusun oleh : Lai Wen-cheng
Waktu : Mei 2015

Disadur dari ebook berjudul :
《念佛癒病》(一)



十四、玄天上帝教念佛 撿回兒子一條命

民國七十八年間(一九八九)那時我大兒子十九歲有一天發生車禍急送高雄橋頭泰和醫院經診斷肝、肺臟、膀胱均破裂大腿骨折肋骨也斷了九根當時因手術長達十小時脾臟全摘除由於流血多另還找兩位血牛(專門賣血的人)輸血醫生認為不可能救活了手術前後我一直念《大悲咒》也跪求阿彌陀佛如能讓我兒子好起來我就吃素一輩子那時玄天上帝叫我要把兒子轉診高雄長庚醫院也叫我念南無阿彌陀佛

玄天上帝是我家鄉「明德堂」的主神(現改為「明德淨寺」供奉三寶佛像)不定期藉扶乩為信眾處理問題平時我一有困難都會請示玄天上帝那次我請問玄天上帝如何能救我兒?他要我念「南無阿彌陀佛」我疑惑為什麼要念南無阿彌陀佛?而不是誦經或拜懺或者念其他佛菩薩、咒語?因此我不放心連問了三次但玄天上帝三次都堅確的回答要我只念「南無阿彌陀佛」因此我就專心稱念南無阿彌陀佛

大兒子在長庚醫院加護病房住了快一個月一個月期間我持續非常誠心地念南無阿彌陀佛因肝發炎、胰臟也發炎醫生本說還要再開刀而且開刀不一定成功但我還是繼續念佛躺在床上心裡也在念突然看到粉紅色佛光照射進來我知道彌陀有感應了

早上六時醫師叫我進入加護病房要我有心裡準備但我還是一心念佛果然發生了不可思議的事兒子逐漸好轉沒出幾天就出院了後來遇見一位師父他叫我要跟我兒子去皈依並念佛皈依前跟著師父在佛寺前約一星期左右每天五步一跪、三步一拜大約有兩小時另一件不可思議的事是我兒子的腳醫生本來說要四個月才會恢復正常但他卻在沒有吃藥沒有看醫生的情況下自然痊癒了

(黃春蓮口述 賴穩丞整理 二○一五年五月)

摘錄自 :
《念佛癒病》(一)